Have any questions? Feel free to contact us:
rcoe@uncen.ac.id
Regional Center Of Excellence > News > Umum > Penandatanganan MoU dan Pembentukan RCoE Uncen

Penandatanganan MoU dan Pembentukan RCoE Uncen

Posted by: RCoE
Category: Umum

Penandatanganan MoU dilaksakan di Rektorat Kampus UNCEN Waena dimana dari BAPPENAS  diwakilkan oleh  Amich Alhumami, Ph.D  dan dalam sambutannya  menyatakan bahwa Bappenas sebagai salah satu lembaga yang berfungsi sebagai  koordinator dalam  perencanaan ditingkat nasional telah berkomitmen dalam mendukung program strategis nasional MBG dan bersama-sama lembaga donor, dan BAPPENAS  sangat  mendukung terbentuknya regional center of excellence  di IPB maupun RCoE-UNCEN. Diharapkan kerjasama ini dapat memberi dukungan kepada pemerintah dalam menjalankan program MBG di Tanah Papua.

Sementara itu perwakilan dari Badan Gizi Nasional, yang Brigjend  (Purn.) Suardi Samiran, S.Sos., M.M mengemukakan bahwa program MBG merupakan salah satu program untuk mempersiapkan anak-anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045, sehingga  mempersiapkan anak-anak bangsa memperoleh gizi yang cukup menjadi program prioritas dari Presiden Prabowo. Program MBG menyasar anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. 

Sementara itu Prof. Iskandar  Siregar yang mewakili Rektor IPB memaparkan lembaga Center of Excelence (CoE) hasil kerjasama UNICEF dan Bappenas  dimana di Kampus IPB telah dibangun percontihan dapur MBG dan telah memberikan beberapa pelatihan PPG. Kerjasama dengan RCoE Uncen merupakan  hal yang penting karena IPB tidak bisa menjangkau ataupun memberikan pelatihan di Papua karena keterbatasan sumber daya dan juga Uncen lebih memahami karakteristik masyarakat di Papua dalam merespons mengenai MBG di Tanah Papua.

Perwakilan  UNICEF,  Mrs. Maniza Zaman  dalam sambutannya  menyatakan bahwa UNICEF  berkomitmen untuk membantu pemerintah Indonesia dalam rangka mendukung program prioritas nasional. Sehubungan dengan itu maka UNICEF dan BAPPENAS  telah membentuk CoE  di IPB dalam rangka membantu pemerintah Indonesia untuk menjalankan program MBG, dan UNICEF  berkomitmen untuk membantu pemerintah  Indonesia dalam implementasi program strategis nasional.

Acara ini dihadiri antara lain:

  • Badan Perencanaan Nasional (Bappenas)
  • Gubernur Provinsi Papua yang diwakili Staf Ahli Gubernur
  • Amich Alhumami, Ph.D (Deputy for Human Development, Community and Culture, Bappenas)
  • Brigjen (Purn.) Suardi Samiran, S.Sos., M.M. (Deputy for Supply and Distribution, Badan Gizi Nasional)
  • Gita Kamath (Deputy Duta Besar Australia untuk Indonesia)
  • Maniza Zaman (Perwakilan UNICEF Indonesia)
  • Prof. Dr. Iskandar Z. Siregar (Wakil Rektor, IPB University)
  • Prof. Berth Kambuaya (Uncen)
  • Prof.Julius Ary Mollet (Guru Besar, Universitas Cenderawasih)
  • Perwakilan Pemerintah Provinsi Papua, kabupaten/kota.

Penandatangan  MoU yang dijabarkan dalam bentuk prasasti yang diwakili oelh Unicef, IPB, Bandan Gizi Nasional, Bappenas dan Universitas Cenderawasih telah dilaksakan pada tangglm 6 Juni 2025 di Ruang Rapat Senat, yang dalam hal ini Uncen diwakili oleh Ketua Senat Uncen, Prof. Berth Kambuaya, MBA. Beliau menyampaikan bahwa  pembentukan RCoE  di Uncen merupakan momen penting dalam rangka meningktakan   kerjasama multi-stakelhoder  Uncen dan lembaga lainnya yang memiliki perhatian  Mengenai permasalah pembangunan di Tanah Papua.

Prgram strategis nasional seperti program makanan bergizi gratis (MBG) tentunya perlu didukung dalam rangka mempersiapkan Indonesia Emas di tahun 2045. HL ini juga mempersiapakn

Adapun tujuan lain dari pembentukan RCoE UNCEN   adalah memperkuat   kerjasama ini adalah untuk memperkuat dan membantu pemerintah dalam melakssankan prpgram stratgis nasional dalam hal ini yyang berhubungan dengan mendukung program MBG yang ada di Tanah Papua khususnya di Kota Jayapura, Kabupten Jayapura, dan Ka bupten Biak Numfor. 

Selain itu secara umum, RCoE UNCEN mengembang misi strtategis dalam implementasi Trid Dharma Perguruan Tinggi mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mana ini dapat dijabarkan menjadi lima pilar  utama (core pilaar) yang meliputi; research, inovation, sistyem integratioan, capacity building and community development.

Leave a Reply